Close Menu
Okebozz.ComOkebozz.Com
    What's Hot

    Saiful Mujani ; Partai Politik yang Melanggar Konstitusi Berisiko Dibubarkan MK

    Rajo Ameh, Wacana Pilkada melalui DPRD ; Kemunduran Demokrasi atau Kebutuhan Baru?

    Hari Jadi Desa Mekar Jaya ; Bangun Kemandirian yang Berkelanjutan

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube Tumblr LinkedIn WhatsApp TikTok Telegram
    Okebozz.ComOkebozz.Com
    • Home
    • Headline

      Saiful Mujani ; Partai Politik yang Melanggar Konstitusi Berisiko Dibubarkan MK

      January 7, 2026

      Rajo Ameh, Wacana Pilkada melalui DPRD ; Kemunduran Demokrasi atau Kebutuhan Baru?

      January 1, 2026

      Hari Jadi Desa Mekar Jaya ; Bangun Kemandirian yang Berkelanjutan

      December 24, 2025

      Young Syefura Othman Dukung Regulasi Baru Media Sosial

      December 17, 2025

      Beltim di Kejurprov Drumband 2025 ; Bangun Karakter Menuju PON 2026

      December 17, 2025
    • NetNews
      • GlobalNews
      • LocalNews
      • NasionalNews
      • RegionalNews
    • EkoBis
      • Bisnis UMKM
      • Ekonomi Keuangan
      • Emiten Reksadana
      • Kilas Korporasi
    • PoliPar
      • BioParlemen
      • GeoPolitik
      • ParlemenNews
      • RakyatBicara
    • HealthFam
      • Fam Keluarga
      • Fashion Beauty
      • Fitness Gymnasium
      • Health Ibu Anak
    • Sports
      1. DaerahSports
      2. GlobalSports
      3. NasionalSports
      4. OlympicSports
      5. View All

      Son’s Soccer Academy in South Korea Denies Bullying Allegations Involving Coaches

      March 11, 2022

      KSTI Tahun 2025, Pertamina Unjuk Gigi

      August 10, 2025

      Victor Boniface, Justin Hubner ; Mesin Gol yang Paling Mengerikan!

      August 4, 2025

      Women`s World Boxing Championships: 4 Women Boxers Reached Finals

      March 11, 2022

      Rugby Sevens Set to Kick-Off Olympic Games Paris 2024 in Style

      March 11, 2022

      British Soccer Clubs Barred From Traveling to Germany, TCL is Disrupted

      July 18, 2024

      How to Watch Euro 2024 Qualifier Soccer From Anywhere FREE

      March 11, 2022

      Ricardo Ferreira Switches Soccer Allegiance to Canada

      March 11, 2022

      Kevin Durant Pulled from Game Due to Health & Safety Protocols

      March 11, 2022

      Netanyahu Menjustifikasi Rencana Perluasan Operasi Militer di Gaza

      August 11, 2025

      Ice skating to Return at William O. Smith Rec. Center in Olean

      March 11, 2022

      Netanyahu Menjustifikasi Rencana Perluasan Operasi Militer di Gaza

      August 11, 2025

      KSTI Tahun 2025, Pertamina Unjuk Gigi

      August 10, 2025

      Victor Boniface, Justin Hubner ; Mesin Gol yang Paling Mengerikan!

      August 4, 2025

      British Soccer Clubs Barred From Traveling to Germany, TCL is Disrupted

      July 18, 2024
    • IPTechno
      • IPTechno Gadget
      • IPTechno IT Komputer
      • IPTechno Mobil
      • IPTechno Modul
      • IPTechno Motor
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Subscribe
    Trending Topics:
    • GeoWisata
      • MyWisata
      • GeoParkNews
      • Destinasi
      • Outbond
    • ShowBiz
      • Celebs Aktor Aktris
      • Sinema TV Sinetron
    • TourismDay
      • EventsTourism
      • HolidaysTourism
    • KuLiner
      • Tradisional Food
      • Nasional Food
      • Internasional Food
    • TNI-Polri
      • Ksatrian TNI
      • Presisi Polri
    Okebozz.ComOkebozz.Com
    • Home
    • PoliPar
    • IPTechno
    • Sports
    • Buy Now
    Home » Saiful Mujani ; Partai Politik yang Melanggar Konstitusi Berisiko Dibubarkan MK
    Headline PoliPar RakyatBicara

    Saiful Mujani ; Partai Politik yang Melanggar Konstitusi Berisiko Dibubarkan MK

    OkebozzComBy OkebozzComJanuary 7, 20261 Comment6 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link Telegram LinkedIn Tumblr Email
    Foto ; repro/sechrenshot/fb/katakita/ist
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Okebozz.Com | JSCgroupmedia ~ Dalam sebuah pernyataan yang mengundang perhatian banyak pihak, Saiful Mujani, seorang peneliti dan konsultan politik terkemuka, mengingatkan bahwa partai-partai politik yang berupaya mengubah sistem pemerintahan presidensial melalui penerapan pemilihan kepala daerah (pilkada) tidak langsung berpotensi besar untuk dibubarkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

    Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam sebuah wawancara dengan Media Indonesia, pada Minggu (4/1/2026) lalu. Saiful menilai, upaya tersebut tidak hanya melanggar prinsip dasar demokrasi, tetapi juga bertentangan dengan konstitusi yang telah disepakati bersama.

    Sistem Presidensial yang Terancam Terganggu

    Saiful mengungkapkan kekhawatirannya terhadap dorongan sebagian kalangan politik yang ingin mengganti mekanisme pilkada langsung yang selama ini diterapkan di Indonesia.

    Salah satu wacana yang tengah berkembang adalah penerapan sistem pilkada tidak langsung, yang menurut Saiful, berpotensi mengubah sistem pemerintahan presidensial yang diatur dalam UUD 1945.

    Menurut Saiful, hal tersebut akan menjadi pelanggaran serius terhadap prinsip-prinsip dasar negara.

    “Partai-partai yang menginginkan pemilihan tidak langsung itu sebenarnya adalah kekuatan politik yang tidak sanggup menjalankan demokrasi dan pemerintahan,” tegas Saiful.

    Baginya, upaya untuk mengubah sistem pilkada menjadi tidak langsung bukan hanya soal pergantian mekanisme pemilihan kepala daerah, tetapi juga merupakan ancaman terhadap sistem presidensial yang menjadi landasan dalam pemerintahan Indonesia sejak reformasi.

    Saiful lebih lanjut menjelaskan, bahwa menurut ketentuan konstitusi Indonesia, Mahkamah Konstitusi (MK) memiliki kewenangan untuk membubarkan partai politik yang terbukti melanggar prinsip-prinsip konstitusional.

    “Saya baru baca, ternyata MK bisa membubarkan partai dengan syarat-syarat tertentu jika melanggar konstitusi,” tambahnya.

    MK dan Kemungkinan Pembubaran Partai Politik

    Pernyataan Saiful tersebut menggugah perhatian karena MK, sebagai lembaga yang memiliki wewenang untuk menguji konstitusionalitas undang-undang dan kebijakan pemerintah, dapat melakukan tindakan terhadap partai politik yang dianggap telah melanggar prinsip-prinsip dasar negara.

    See also  Hari Pertama MPLS, Orang Tua Antusias Antar Anak
    Powered by Inline Related Posts

    Pembubaran partai politik oleh MK adalah hal yang sangat jarang terjadi, namun jika ada upaya yang jelas-jelas melanggar konstitusi, maka MK bisa saja melakukan tindakan tersebut untuk menjaga konstitusi tetap berlaku dengan baik.

    Saiful menjelaskan, bahwa partai politik yang secara terang-terangan mendorong perubahan terhadap sistem pemilihan kepala daerah, khususnya mengubah pilkada langsung menjadi pilkada tidak langsung, bisa dianggap sebagai pihak yang melanggar prinsip dasar yang diatur dalam konstitusi.

    “Kita sudah sepakat bahwa sistem pemerintahan kita adalah sistem presidensial, dan perubahan terhadap itu adalah langkah yang bertentangan dengan konstitusi,” ungkapnya.

    Ancaman Terhadap Sistem Presidensial Indonesia

    Sebagai negara dengan sistem pemerintahan presidensial, Indonesia mengatur bahwa kepala daerah, baik gubernur maupun bupati/wali kota, dipilih langsung oleh rakyat.

    Hal ini sudah diatur dalam UUD 1945 dan menjadi bagian dari prinsip demokrasi yang diterapkan sejak era reformasi.

    Saiful menilai, upaya untuk mengubah mekanisme pilkada menjadi tidak langsung sangat berisiko untuk mengganggu stabilitas sistem presidensial yang telah berjalan selama ini.

    “Kalau prinsip yang sudah kita punya adalah sistem presidensial, lalu itu kita langgar, maka ancamannya jelas secara konstitusional,” tegas Saiful.

    Menurutnya, sistem presidensial yang mengutamakan pemilihan langsung oleh rakyat adalah bentuk partisipasi publik yang nyata dalam menentukan pemimpin daerah.

    Jika sistem ini diubah menjadi tidak langsung, maka bisa jadi akan mengurangi tingkat partisipasi rakyat dalam menentukan pemimpinnya, yang pada gilirannya bisa menurunkan kualitas demokrasi.

    Saiful juga menyebut bahwa kekuatan politik yang mendukung perubahan ini sebagian besar berasal dari kelompok yang merasa tidak mampu mengelola pemerintahan dengan mekanisme demokrasi yang ada.

    Pilkada tidak langsung, yang mengharuskan para kepala daerah dipilih oleh DPRD atau lembaga tertentu, dinilai oleh Saiful sebagai bentuk penurunan kualitas demokrasi, karena rakyat tidak lagi memiliki suara langsung dalam pemilihan pemimpinnya.

    See also  Syrian Refugees Attacked in Turkey: 'The Crisis Makes Us Perfect Scapegoats's
    Powered by Inline Related Posts

    Kekhawatiran Saiful Mujani tentang Dominasi Elite Politik

    Saiful juga memberikan pandangannya mengenai dinamika politik di DPR yang menurutnya cenderung mengarah pada persetujuan terhadap penerapan pilkada tidak langsung.

    Dominasi elite politik yang sudah setuju dengan perubahan tersebut, serta minimnya perlawanan dari pihak oposisi, membuat peluang untuk menolak wacana tersebut semakin kecil.

    Saiful menilai, dengan kondisi ini, perubahan sistem pilkada menjadi tidak langsung bisa saja terlaksana tanpa banyak perlawanan di tingkat politik formal.

    “Kalau kita lihat DPR, kekuatan politik yang menentang itu sangat terbatas. Artinya, kalau voting, pilkada langsung bisa hilang,” ujar Saiful.

    Dengan demikian, jika mayoritas anggota DPR mendukung penerapan pilkada tidak langsung, maka perubahan tersebut bisa disahkan dalam bentuk undang-undang atau peraturan pemerintah yang baru.

    Namun, Saiful juga menyampaikan bahwa meskipun dukungan dari elite politik terlihat besar, perlawanan masyarakat masih menjadi faktor penting untuk membendung upaya perubahan tersebut.

    Menurutnya, masyarakat memiliki peran yang sangat krusial dalam menjaga prinsip-prinsip dasar demokrasi dan konstitusi.

    Tekanan Masyarakat sebagai Kekuatan Penyeimbang

    Saiful menegaskan bahwa tekanan dari masyarakat adalah satu-satunya kekuatan yang dapat mencegah terjadinya perubahan yang bertentangan dengan konstitusi.

    “Kalau kita berharap pada kekuatan politik resmi, itu tidak mungkin. Tidak ada jalan lain selain gerakan masyarakat untuk membendung kenekatan melawan konstitusi ini,” katanya.

    Menurut Saiful, gerakan masyarakat yang terdiri dari berbagai elemen, baik itu organisasi masyarakat sipil, mahasiswa, maupun kelompok-kelompok masyarakat lainnya, harus bangkit dan menyuarakan penolakan terhadap upaya pengubahan sistem pilkada yang sudah berjalan baik selama ini.

    Masyarakat harus aktif dalam menjaga demokrasi, mengingat perubahan yang bersifat fundamental terhadap sistem pemerintahan tidak boleh dilakukan tanpa melibatkan partisipasi rakyat secara luas.

    See also  Europeans are Rushing to Distance Themselves from Putin
    Powered by Inline Related Posts

    Kekuatan masyarakat dalam hal ini sangat penting untuk menjaga agar proses demokrasi di Indonesia tetap berjalan dengan baik dan tidak terganggu oleh kepentingan politik sesaat.

    Saiful juga menyoroti bahwa dalam banyak kasus, perubahan yang diusulkan oleh elite politik sering kali lebih menguntungkan bagi kelompok-kelompok tertentu, bukan untuk kepentingan rakyat banyak.

    Oleh karena itu, masyarakat harus terus memperjuangkan sistem yang sudah ada, yang telah terbukti efektif dalam memberi ruang bagi partisipasi rakyat.

    Kekuatan Masyarakat untuk Menjaga Konstitusi

    Saiful menyimpulkan bahwa sebagai negara demokratis, Indonesia harus tetap berpegang pada prinsip-prinsip dasar yang terkandung dalam konstitusi.

    Perubahan yang tidak sesuai dengan konstitusi, terutama yang bertentangan dengan sistem pemerintahan presidensial dan pemilihan langsung, bisa mengancam kelangsungan demokrasi itu sendiri.

    “Demokrasi kita harus dijaga. Jangan sampai ada upaya-upaya yang merusak prinsip-prinsip dasar yang telah disepakati bersama,” ujar Saiful dengan tegas.

    Oleh karena itu, dia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dalam menjaga sistem politik yang sudah teruji dan menghindari perubahan yang dapat merugikan kepentingan rakyat banyak.

    Peran Masyarakat dalam Menjaga Demokrasi

    Saiful Mujani mengingatkan bahwa setiap upaya untuk mengubah sistem pilkada yang sudah berjalan selama ini harus dipertimbangkan dengan matang, terutama dalam konteks pelanggaran terhadap konstitusi.

    Jika terbukti melanggar prinsip dasar negara, maka Mahkamah Konstitusi memiliki kewenangan untuk membubarkan partai politik yang terlibat.

    Penting untuk dicatat bahwa, dalam menghadapi upaya perubahan yang berpotensi merugikan sistem demokrasi, tekanan dari masyarakat menjadi kekuatan utama yang dapat menghalangi kebijakan tersebut.

    Masyarakat harus terus menjaga komitmen terhadap konstitusi dan berpartisipasi aktif dalam menjaga keutuhan prinsip demokrasi yang telah lama diakui dan disepakati bersama. | Okebozz.Com | */Redaksi | *** |

    Post Views: 2,071
    PoliPar RakyatBicara
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Previous ArticleRajo Ameh, Wacana Pilkada melalui DPRD ; Kemunduran Demokrasi atau Kebutuhan Baru?
    OkebozzCom
    • Website

    Related Posts

    Rajo Ameh, Wacana Pilkada melalui DPRD ; Kemunduran Demokrasi atau Kebutuhan Baru?

    January 1, 2026

    Hari Jadi Desa Mekar Jaya ; Bangun Kemandirian yang Berkelanjutan

    December 24, 2025

    Young Syefura Othman Dukung Regulasi Baru Media Sosial

    December 17, 2025

    1 Comment

    1. OkebozzCom on January 7, 2026 8:18 am

      oke

      Reply
    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Latest Posts

    Saiful Mujani ; Partai Politik yang Melanggar Konstitusi Berisiko Dibubarkan MK

    Rajo Ameh, Wacana Pilkada melalui DPRD ; Kemunduran Demokrasi atau Kebutuhan Baru?

    Hari Jadi Desa Mekar Jaya ; Bangun Kemandirian yang Berkelanjutan

    Young Syefura Othman Dukung Regulasi Baru Media Sosial

    Latest Posts

    Growing Democratic Concerns Over Biden’s 2024 Re-Election Bid

    January 20, 2021

    Review: AI Tops World Economic Forum’s List of Top 10 Emerging Technologies of 2024

    January 15, 2021

    Coronavirus Latest: Japan’s Vaccination Rate Tops 75% As Cases Drop Drastically

    January 15, 2021

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Advertisement
    Demo
    Facebook X (Twitter) Pinterest Vimeo WhatsApp TikTok Instagram

    News

    • World
    • US Politics
    • EU Politics
    • Business
    • Opinions
    • Connections
    • Science

    Company

    • Information
    • Advertising
    • Classified Ads
    • Contact Info
    • Do Not Sell Data
    • GDPR Policy
    • Media Kits

    Services

    • Subscriptions
    • Customer Support
    • Bulk Packages
    • Newsletters
    • Sponsored News
    • Work With Us

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    © 2026 Okebozz.Com JSCgroupmedia. Designed by PT JALALOKA SERIBU CAKRAWALA. AllRightReserved CopyRight 0105.2025.0603.238.428
    • Privacy Policy
    • Terms
    • Accessibility

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.