Okebozz.Com | JSCgroupmedia ~ Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Belitung kembali menjadi ruang hangat penuh kebersamaan, mempertemukan pemerintah daerah, lembaga mitra, dan masyarakat dalam suasana religius yang sarat makna. Di tengah lantunan ayat suci Al-Qur’an dan kebersamaan menjelang berbuka puasa, momentum ini tidak hanya menghadirkan nuansa spiritual, tetapi juga aksi nyata kepedulian sosial.
Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, menegaskan bahwa Safari Ramadhan bukan sekadar agenda rutin tahunan. Menurutnya, kegiatan ini merupakan momentum strategis untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, membangun kedekatan emosional antara pemerintah dan masyarakat, serta memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan hingga ke lapisan terbawah.
“Safari Ramadhan ini bukan hanya seremonial. Ini adalah wujud silaturahmi, sarana mendengar aspirasi masyarakat secara langsung, sekaligus bentuk kepedulian sosial yang harus terus kita rawat bersama,” ujar Bupati dalam sambutannya.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Belitung bersama BPJS Ketenagakerjaan, Badan Amil Zakat Nasional, Bank Sumsel Babel, dan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) turut menyalurkan santunan berupa bantuan dana serta paket kebutuhan pokok kepada masyarakat yang membutuhkan. Sinergi lintas sektor ini menjadi cerminan kolaborasi konstruktif dalam membangun kesejahteraan sosial di daerah.
Ruang Edukasi Spiritual dan Sosial
Safari Ramadhan bukan hanya tentang buka puasa bersama atau tausiyah keagamaan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang edukasi spiritual dan sosial bagi masyarakat. Ramadhan sendiri mengajarkan nilai kesabaran, empati, serta kepedulian terhadap sesama.
Dalam setiap kunjungan Safari Ramadhan, masyarakat diingatkan tentang pentingnya zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen distribusi kesejahteraan. Kolaborasi dengan Baznas memperkuat edukasi bahwa zakat bukan hanya kewajiban ibadah, tetapi juga solusi sosial untuk mengurangi kesenjangan ekonomi.
Perwakilan Baznas dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa dana zakat yang dikelola secara profesional dapat menjadi penggerak ekonomi umat, membantu pelaku usaha kecil, serta mendukung pendidikan anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Melalui forum seperti Safari Ramadhan, nilai-nilai ini disampaikan secara langsung dan kontekstual, sehingga masyarakat semakin memahami peran kolektif dalam membangun solidaritas sosial.
Sinergi Program dan Perlindungan Sosial
Safari Ramadhan juga menjadi media informatif bagi masyarakat untuk mengenal berbagai program pemerintah dan mitra strategis. Kehadiran BPJS Ketenagakerjaan, misalnya, memberikan pemahaman tentang pentingnya perlindungan jaminan sosial bagi pekerja, termasuk pekerja informal.
Banyak masyarakat yang sebelumnya belum memahami manfaat perlindungan kecelakaan kerja dan jaminan kematian, kini memperoleh informasi langsung. Edukasi ini penting agar masyarakat semakin sadar bahwa perlindungan sosial adalah bagian dari hak sekaligus kebutuhan.
Bank Sumsel Babel turut menghadirkan literasi keuangan bagi masyarakat, mendorong budaya menabung serta pengelolaan keuangan keluarga yang sehat. Sementara itu, PT Pelindo menunjukkan komitmen tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang terintegrasi dengan program pemerintah daerah.
Melalui pendekatan informatif ini, Safari Ramadhan menjadi wadah komunikasi dua arah, bukan sekadar seremoni simbolis.
Kebersamaan yang Menguatkan
Suasana Safari Ramadhan di Belitung dipenuhi kehangatan. Anak-anak yatim menerima santunan dengan senyum haru. Para lansia dan keluarga prasejahtera menerima paket kebutuhan pokok yang sangat berarti di tengah meningkatnya kebutuhan selama bulan puasa.
Bupati Djoni menegaskan bahwa kehadiran pemerintah harus membawa manfaat nyata. “Semoga Safari Ramadhan ini menjadi penguat silaturahmi, mempererat kebersamaan, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Belitung,” tuturnya.
Kisah-kisah inspiratif muncul dari masyarakat yang merasakan langsung dampak bantuan tersebut. Ada ibu rumah tangga yang merasa terbantu untuk memenuhi kebutuhan sahur dan berbuka, ada pula pekerja informal yang kini memahami pentingnya jaminan sosial.
Momentum ini mengingatkan bahwa pembangunan bukan hanya tentang infrastruktur fisik, tetapi juga pembangunan rasa kebersamaan dan kepedulian.
Model Kolaborasi Multipihak
Safari Ramadhan Pemkab Belitung mencerminkan model inovatif dalam tata kelola pemerintahan daerah. Kolaborasi multipihak antara pemerintah, lembaga zakat, BUMN, dan perbankan daerah menunjukkan bahwa pembangunan sosial memerlukan sinergi lintas sektor.
Pendekatan ini menciptakan ekosistem kepedulian yang berkelanjutan. Bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga diarahkan untuk pemberdayaan. Misalnya, sebagian dana zakat disalurkan untuk program usaha produktif bagi masyarakat kurang mampu.
Model kolaborasi seperti ini dapat menjadi contoh praktik baik (best practice) bagi daerah lain. Sinergi yang terstruktur dan terukur akan menghasilkan dampak sosial yang lebih luas dan berkelanjutan.
Membangkitkan Semangat Gotong Royong
Safari Ramadhan menjadi pengingat bahwa gotong royong adalah kekuatan bangsa. Ketika pemerintah, lembaga, dan masyarakat bergerak bersama, berbagai tantangan sosial dapat diatasi.
Bupati Djoni mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperkuat kepedulian. “Mari kita jadikan bulan suci ini sebagai sarana memperbaiki diri dan memperkuat solidaritas,” katanya.
Semangat ini memotivasi masyarakat untuk tidak hanya menjadi penerima bantuan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi. Mereka yang mampu didorong untuk turut berbagi, sementara yang menerima bantuan diharapkan bangkit dan berdaya.
Optimisme kolektif inilah yang menjadi energi kebangkitan sosial di Belitung.
Fondasi Pembangunan Berkelanjutan
Secara konstruktif, Safari Ramadhan menjadi bagian dari strategi pembangunan sosial yang inklusif. Pemerintah daerah tidak hanya hadir dalam bentuk kebijakan, tetapi juga dalam sentuhan langsung kepada masyarakat.
Dialog yang terjalin selama kegiatan membuka ruang bagi masyarakat menyampaikan aspirasi dan kebutuhan. Informasi tersebut menjadi masukan penting dalam perencanaan program pembangunan berikutnya.
Kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan dan lembaga lainnya memperkuat fondasi perlindungan sosial di daerah. Dengan sistem yang terintegrasi, kesejahteraan masyarakat dapat ditingkatkan secara berkelanjutan.
Safari Ramadhan bukanlah akhir, melainkan bagian dari proses panjang membangun Belitung yang sejahtera dan berdaya saing.
Menguatkan Ukhuwah dan Identitas Kebersamaan
Dalam konteks sosial-keagamaan, Safari Ramadhan memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus menjaga harmoni antarwarga. Kebersamaan dalam berbuka puasa, mendengarkan tausiyah, dan berbagi bantuan menciptakan rasa persaudaraan yang tulus.
Belitung dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi toleransi dan kebersamaan. Momentum Ramadhan semakin memperkuat identitas tersebut.
Lampu-lampu masjid yang menyala, lantunan doa, serta wajah-wajah penuh harap menjadi gambaran bahwa nilai spiritual dan sosial berjalan beriringan.
Cahaya Ramadhan untuk Belitung
Safari Ramadhan Pemkab Belitung tahun ini kembali membuktikan bahwa pemerintah daerah mampu menghadirkan program yang tidak hanya seremonial, tetapi juga berdampak nyata.
Dengan pendekatan edukatif, informatif, inspiratif, inovatif, motivatif, dan konstruktif, kegiatan ini menjadi simbol harmoni antara kebijakan dan kepedulian.
Sinergi bersama BPJS Ketenagakerjaan, Badan Amil Zakat Nasional, Bank Sumsel Babel, dan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) mempertegas bahwa kolaborasi adalah kunci pembangunan sosial yang efektif.
Di bawah kepemimpinan Djoni Alamsyah Hidayat, Safari Ramadhan menjadi lebih dari sekadar tradisi tahunan. Ia adalah ruang silaturahmi, panggung kepedulian, dan energi kebangkitan bersama.
Semoga cahaya Ramadhan terus menerangi langkah masyarakat Belitung, mempererat persaudaraan, dan menghadirkan manfaat nyata bagi semua. | Okebozz.Com | ig_kominfoBelitung | *** |


1 Comment
oke