Close Menu
Okebozz.ComOkebozz.Com
    What's Hot

    Perundungan di Dunia Pendidikan Kedokteran ; Kasus PPDS Ilmu Kesehatan Mata di Unsri

    Saiful Mujani ; Partai Politik yang Melanggar Konstitusi Berisiko Dibubarkan MK

    Rajo Ameh, Wacana Pilkada melalui DPRD ; Kemunduran Demokrasi atau Kebutuhan Baru?

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube Tumblr LinkedIn WhatsApp TikTok Telegram
    Okebozz.ComOkebozz.Com
    • Home
    • Headline

      Perundungan di Dunia Pendidikan Kedokteran ; Kasus PPDS Ilmu Kesehatan Mata di Unsri

      January 16, 2026

      Saiful Mujani ; Partai Politik yang Melanggar Konstitusi Berisiko Dibubarkan MK

      January 7, 2026

      Rajo Ameh, Wacana Pilkada melalui DPRD ; Kemunduran Demokrasi atau Kebutuhan Baru?

      January 1, 2026

      Hari Jadi Desa Mekar Jaya ; Bangun Kemandirian yang Berkelanjutan

      December 24, 2025

      Young Syefura Othman Dukung Regulasi Baru Media Sosial

      December 17, 2025
    • NetNews
      • GlobalNews
      • LocalNews
      • NasionalNews
      • RegionalNews
    • EkoBis
      • Bisnis UMKM
      • Ekonomi Keuangan
      • Emiten Reksadana
      • Kilas Korporasi
    • PoliPar
      • BioParlemen
      • GeoPolitik
      • ParlemenNews
      • RakyatBicara
    • HealthFam
      • Fam Keluarga
      • Fashion Beauty
      • Fitness Gymnasium
      • Health Ibu Anak
    • Sports
      1. DaerahSports
      2. GlobalSports
      3. NasionalSports
      4. OlympicSports
      5. View All

      Son’s Soccer Academy in South Korea Denies Bullying Allegations Involving Coaches

      March 11, 2022

      KSTI Tahun 2025, Pertamina Unjuk Gigi

      August 10, 2025

      Victor Boniface, Justin Hubner ; Mesin Gol yang Paling Mengerikan!

      August 4, 2025

      Women`s World Boxing Championships: 4 Women Boxers Reached Finals

      March 11, 2022

      Rugby Sevens Set to Kick-Off Olympic Games Paris 2024 in Style

      March 11, 2022

      British Soccer Clubs Barred From Traveling to Germany, TCL is Disrupted

      July 18, 2024

      How to Watch Euro 2024 Qualifier Soccer From Anywhere FREE

      March 11, 2022

      Ricardo Ferreira Switches Soccer Allegiance to Canada

      March 11, 2022

      Kevin Durant Pulled from Game Due to Health & Safety Protocols

      March 11, 2022

      Netanyahu Menjustifikasi Rencana Perluasan Operasi Militer di Gaza

      August 11, 2025

      Ice skating to Return at William O. Smith Rec. Center in Olean

      March 11, 2022

      Netanyahu Menjustifikasi Rencana Perluasan Operasi Militer di Gaza

      August 11, 2025

      KSTI Tahun 2025, Pertamina Unjuk Gigi

      August 10, 2025

      Victor Boniface, Justin Hubner ; Mesin Gol yang Paling Mengerikan!

      August 4, 2025

      British Soccer Clubs Barred From Traveling to Germany, TCL is Disrupted

      July 18, 2024
    • IPTechno
      • IPTechno Gadget
      • IPTechno IT Komputer
      • IPTechno Mobil
      • IPTechno Modul
      • IPTechno Motor
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Subscribe
    Trending Topics:
    • GeoWisata
      • MyWisata
      • GeoParkNews
      • Destinasi
      • Outbond
    • ShowBiz
      • Celebs Aktor Aktris
      • Sinema TV Sinetron
    • TourismDay
      • EventsTourism
      • HolidaysTourism
    • KuLiner
      • Tradisional Food
      • Nasional Food
      • Internasional Food
    • TNI-Polri
      • Ksatrian TNI
      • Presisi Polri
    Okebozz.ComOkebozz.Com
    • Home
    • PoliPar
    • IPTechno
    • Sports
    • Buy Now
    Home » Perundungan di Dunia Pendidikan Kedokteran ; Kasus PPDS Ilmu Kesehatan Mata di Unsri
    Fitness Gymnasium Headline HealthFam

    Perundungan di Dunia Pendidikan Kedokteran ; Kasus PPDS Ilmu Kesehatan Mata di Unsri

    OkebozzComBy OkebozzComJanuary 16, 20261 Comment6 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Copy Link Telegram LinkedIn Tumblr Email
    Foto ; repro/ig/liputan6/ist
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Okebozz.Com | JSCgroupmedia ~ Dunia pendidikan kedokteran, yang seharusnya menjadi tempat pembentukan para profesional medis yang berkualitas, kini tengah dihadapkan pada isu yang meresahkan, yaitu praktik perundungan di lingkungan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Ilmu Kesehatan Mata, Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (Unsri).

    Kasus ini mengundang perhatian publik setelah dilaporkan bahwa mahasiswa PPDS diminta untuk mengumpulkan uang dengan jumlah yang sangat besar setiap bulannya untuk kebutuhan pribadi senior mereka.

    Menurut Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan (Kemkes) Azhar Jaya, uang yang terkumpul dari para mahasiswa dapat mencapai Rp 15 juta per bulan.

    Praktik ini dilakukan dengan cara mahasiswa yang lebih junior harus memberikan kontribusi untuk “membayar” berbagai kebutuhan pribadi senior mereka, termasuk makan bersama dan keperluan-keperluan lainnya.

    Azhar Jaya menegaskan bahwa dana tersebut dikumpulkan oleh bendahara dan disalurkan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang tidak ada kaitannya langsung dengan pembelajaran atau kegiatan akademik.

    “Besarannya rata-rata kalau enggak salah Rp 15 juta per bulan. Dikumpulin ke bendaharanya dan dipakai untuk bayar makan-makan, keperluan seniornya kayak gitu-gitu lah,” ujar Azhar Jaya saat ditemui di Jakarta pada Kamis, 15 Januari 2026.

    Praktik ini, yang oleh banyak pihak dianggap sebagai bentuk perundungan, mengungkapkan sisi gelap dalam pendidikan kedokteran yang selama ini tidak banyak disorot.

    Perundungan yang terjadi dalam konteks ini bukan hanya merugikan mahasiswa yang menjadi korban, tetapi juga menciptakan atmosfer ketidakadilan dan tekanan yang bisa berdampak buruk bagi perkembangan profesional mereka di masa depan.

    Penghentian Sementara Kegiatan PPDS Unsri di RSUP Mohammad Hoesin Palembang

    Akibat dari dugaan perundungan yang terjadi di lingkungan PPDS Ilmu Kesehatan Mata Fakultas Kedokteran Unsri, kegiatan pendidikan spesialis di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Mohammad Hoesin Palembang terpaksa dihentikan sementara.

    Langkah ini diambil untuk memberikan waktu bagi pihak universitas dan pihak berwenang untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut dan memastikan bahwa tidak ada lagi praktik-praktik yang merugikan dan tidak etis di lingkungan pendidikan tersebut.

    See also  Per 1 September, Harga Pertamina Dex Series Turun
    Powered by Inline Related Posts

    Menurut pihak RSUP Mohammad Hoesin Palembang, penghentian kegiatan PPDS ini dilakukan untuk menjaga kualitas pendidikan serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi semua mahasiswa yang terlibat dalam program spesialisasi ini.

    Hal ini juga menjadi langkah konkret dari pihak universitas dan rumah sakit untuk menunjukkan bahwa mereka tidak mentolerir segala bentuk perundungan, apalagi yang berkaitan dengan praktik tidak etis yang mencederai martabat sesama insan pendidikan.

    Penyelidikan terkait dugaan perundungan ini juga melibatkan beberapa pihak terkait, baik dari Fakultas Kedokteran Unsri, Kementerian Kesehatan, maupun lembaga-lembaga independen yang berfokus pada hak-hak mahasiswa dan kesejahteraan tenaga medis.

    Pihak universitas pun telah mengonfirmasi bahwa mereka akan menindak tegas jika terbukti ada praktik perundungan yang merugikan mahasiswa di lingkungan mereka.

    Melihat Dampak Sosial dan Psikologis dari Perundungan dalam Dunia Pendidikan Kedokteran

    Kasus perundungan yang terjadi di PPDS Unsri ini membuka mata banyak pihak akan pentingnya menjaga kualitas hubungan antar mahasiswa dan dosen di dalam dunia pendidikan, terutama pendidikan kedokteran yang memiliki tantangan dan tekanan tersendiri.

    Perundungan dalam dunia pendidikan kedokteran sering kali dikemas dalam bentuk yang tidak langsung terlihat sebagai kekerasan fisik, namun lebih kepada intimidasi psikologis, diskriminasi, serta ketidakadilan yang dihadapi mahasiswa.

    Dalam konteks ini, pengumpulan uang oleh mahasiswa untuk kebutuhan pribadi senior mereka tidak hanya menciptakan rasa ketidakadilan, tetapi juga dapat berdampak negatif pada kesehatan mental mahasiswa.

    Tekanan untuk memberikan uang dengan jumlah yang sangat besar dapat membuat mahasiswa merasa tertekan, takut, dan tidak memiliki ruang untuk menyuarakan ketidaksetujuan mereka.

    Hal ini jelas berpotensi merusak atmosfer pembelajaran yang seharusnya mendukung pertumbuhan pribadi dan profesional mahasiswa kedokteran.

    See also  Ekonom Nasionalis Kwik Kian Gie, Lebih Pribumi dari Pribumi
    Powered by Inline Related Posts

    Dampak jangka panjang dari praktik perundungan ini bisa sangat luas, mulai dari menurunnya motivasi belajar, munculnya rasa apatisme terhadap pendidikan, hingga mempengaruhi kualitas interaksi antara tenaga medis di dunia kerja nantinya.

    Profesionalisme yang seharusnya dimiliki oleh seorang dokter spesialis bisa tercederai karena pengalaman negatif yang mereka dapatkan selama menjalani pendidikan.

    Dalam hal ini, sudah seharusnya pihak universitas dan rumah sakit tidak hanya menindaklanjuti kasus perundungan ini, tetapi juga melakukan langkah-langkah preventif agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

    Tanggapan dan Langkah Kemkes dalam Menanggulangi Perundungan di Lingkungan Pendidikan Kedokteran

    Menanggapi kasus perundungan yang terjadi di PPDS Ilmu Kesehatan Mata Unsri, Kemkes melalui Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Azhar Jaya menegaskan pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas dari segala bentuk perundungan.

    Kemkes juga menekankan bahwa setiap pihak yang terlibat dalam dunia pendidikan kedokteran, baik dosen, mahasiswa, maupun pihak rumah sakit, harus memiliki kesadaran tinggi akan pentingnya etika dan rasa saling menghormati.

    “Kami ingin mengingatkan semua pihak untuk selalu menjaga etika, profesionalisme, dan integritas dalam dunia pendidikan kedokteran.

    Perundungan dalam bentuk apapun, baik itu fisik, psikologis, atau bahkan dalam bentuk pengumpulan uang seperti ini, tidak bisa dibiarkan.

    Kesehatan mental dan fisik mahasiswa harus dijaga dengan baik, karena mereka adalah aset masa depan dunia medis,” tegas Azhar Jaya.

    Kemkes juga merencanakan untuk memperkenalkan kebijakan baru terkait pengawasan yang lebih ketat terhadap lingkungan pendidikan kedokteran, termasuk membentuk saluran pengaduan yang lebih mudah diakses oleh mahasiswa, serta memberikan pelatihan kepada dosen dan senior untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya menjaga lingkungan pendidikan yang aman dan mendukung.

    Solusi dan Langkah Preventif untuk Mengatasi Perundungan di Dunia Pendidikan Kedokteran

    Menghadapi perundungan dalam dunia pendidikan kedokteran memerlukan kerjasama yang erat antara berbagai pihak, mulai dari universitas, rumah sakit, hingga pemerintah.

    See also  Arizona Anti-Abortion Activists aren’t Letting Up After Supreme Court Victory?
    Powered by Inline Related Posts

    Beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah terulangnya kasus serupa antara lain:

    1. Pendidikan tentang Etika dan Profesionalisme: Menanamkan nilai-nilai etika yang kuat pada mahasiswa sejak dini, sehingga mereka memahami betul pentingnya hubungan yang saling menghormati dalam dunia kedokteran. Dosen dan tenaga pendidik lainnya juga perlu mendapatkan pelatihan untuk menangani konflik dengan bijaksana.
    2. Saluran Pengaduan yang Aman: Menyediakan saluran pengaduan yang aman bagi mahasiswa untuk melaporkan perundungan atau ketidakadilan yang mereka alami, tanpa takut mendapat balasan buruk atau diskriminasi.
    3. Pemantauan Ketat terhadap Kegiatan PPDS: Pihak universitas dan rumah sakit perlu melakukan pemantauan yang lebih ketat terhadap kegiatan yang berlangsung di lingkungan PPDS. Hal ini untuk memastikan bahwa kegiatan yang dilakukan selalu sesuai dengan standar etika pendidikan.
    4. Mengurangi Beban Finansial yang Tidak Wajar: Memberikan perhatian lebih terhadap aspek keuangan mahasiswa PPDS, sehingga mereka tidak terpaksa membayar sejumlah uang untuk keperluan pribadi senior yang tidak ada kaitannya dengan pendidikan atau pengembangan profesi mereka.

    Membentuk Generasi Kedokteran yang Lebih Baik

    Kasus perundungan yang terjadi di PPDS Ilmu Kesehatan Mata Universitas Sriwijaya adalah sebuah pengingat bahwa dunia pendidikan kedokteran harus lebih responsif terhadap isu-isu yang berkaitan dengan kesejahteraan mahasiswa.

    Perundungan dalam bentuk apapun tidak boleh dibiarkan, karena dapat merusak potensi dan masa depan generasi muda yang akan menjadi tenaga medis di masa depan.

    Dengan langkah-langkah yang lebih tegas, transparan, dan mendalam dalam mengatasi masalah ini, diharapkan dunia pendidikan kedokteran bisa berkembang menjadi lingkungan yang lebih inklusif, profesional, dan penuh empati.

    Para mahasiswa tidak hanya dibekali dengan ilmu pengetahuan, tetapi juga dengan sikap dan nilai-nilai yang akan membentuk mereka menjadi dokter yang humanis dan memiliki integritas tinggi dalam melayani masyarakat. | Okebozz.Com | */Redaksi | *** |

    Post Views: 2,049
    Fitness Gymnasium HealthFam
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Previous ArticleSaiful Mujani ; Partai Politik yang Melanggar Konstitusi Berisiko Dibubarkan MK
    OkebozzCom
    • Website

    Related Posts

    Saiful Mujani ; Partai Politik yang Melanggar Konstitusi Berisiko Dibubarkan MK

    January 7, 2026

    Rajo Ameh, Wacana Pilkada melalui DPRD ; Kemunduran Demokrasi atau Kebutuhan Baru?

    January 1, 2026

    Hari Jadi Desa Mekar Jaya ; Bangun Kemandirian yang Berkelanjutan

    December 24, 2025

    1 Comment

    1. OkebozzCom on January 16, 2026 2:55 am

      oke

      Reply
    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Latest Posts

    Perundungan di Dunia Pendidikan Kedokteran ; Kasus PPDS Ilmu Kesehatan Mata di Unsri

    Saiful Mujani ; Partai Politik yang Melanggar Konstitusi Berisiko Dibubarkan MK

    Rajo Ameh, Wacana Pilkada melalui DPRD ; Kemunduran Demokrasi atau Kebutuhan Baru?

    Hari Jadi Desa Mekar Jaya ; Bangun Kemandirian yang Berkelanjutan

    Latest Posts

    Growing Democratic Concerns Over Biden’s 2024 Re-Election Bid

    January 20, 2021

    Review: AI Tops World Economic Forum’s List of Top 10 Emerging Technologies of 2024

    January 15, 2021

    Coronavirus Latest: Japan’s Vaccination Rate Tops 75% As Cases Drop Drastically

    January 15, 2021

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Advertisement
    Demo
    Facebook X (Twitter) Pinterest Vimeo WhatsApp TikTok Instagram

    News

    • World
    • US Politics
    • EU Politics
    • Business
    • Opinions
    • Connections
    • Science

    Company

    • Information
    • Advertising
    • Classified Ads
    • Contact Info
    • Do Not Sell Data
    • GDPR Policy
    • Media Kits

    Services

    • Subscriptions
    • Customer Support
    • Bulk Packages
    • Newsletters
    • Sponsored News
    • Work With Us

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    © 2026 Okebozz.Com JSCgroupmedia. Designed by PT JALALOKA SERIBU CAKRAWALA. AllRightReserved CopyRight 0105.2025.0603.238.428
    • Privacy Policy
    • Terms
    • Accessibility

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.