Akan Dirombak Sri Mulyani, Ini Skema Pensiunan PNS yang Bebani Negara Rp 2.800 T

by -2011 Views
Advertisement

Jakarta | Indonesia | Okebozz.Com | JSCgroupmedia ~ Menteri Keuangan Sri Mulyani bakal merombak skema pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Alasannya, karena skema yang ada saat ini membebani keuangan negara hingga Rp 2.800 triliun dalam waktu panjang.

Dia menjelaskan, saat ini skema pensiunan PNS adalah pay as you go (manfaat pasti). Perhitungan skema tersebut adalah dana pensiun dari hasil iuran gaji PNS sebesar 4,75 persen yang dihimpun PT Taspen ditambah dana dari APBN. TNI dan Polri juga menggunakan skema yang sama namun dikelola oleh PT ASABRI.

Bendahara negara menilai hal tersebut akan menimbulkan risiko jangka panjang. Pasalnya, dana pensiun PNS akan dibayarkan secara terus menerus, bahkan ketika pegawai tersebut sudah meninggal, dan dilanjutkan ke istri dan anak.

“Ini tidak kesimetrian memang akan menimbulkan suatu risiko dalam jangka yang sangat panjang. Apalagi nanti kalau kita lihat jumlah pensiunan yang akan sangat meningkat,” ungkapnya saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Rabu (24/8).

“Terus terang untuk Indonesia kita harus berpikir sangat serius dan produk hukum yang mengatur pensiun kita itu adalah produk 60 tahunan. Sampai sekarang kita belum memiliki UU pensiun. Makanya kami mengharapkan ini bisa menjadi salah satu prioritas untuk reform di bidang pensiunan di Indonesia,” lanjutnya.

Dirjen Anggaran Isa Rachmatarwata merinci, dana pensiunan hingga saat ini mencapai Rp 2.800 triliun terdiri dari pemerintah pusat sebesar Rp 900 triliun dan pemerintah daerah sebesar Rp 1.900 triliun.

“Jadi, kita harus memperhitungkan hal-hal itu untuk kemudian me-reform, arahnya memang harus ada reform untuk yang dana pensiun,” bebernya.

Skema pensiunan saat ini terdapat dalam Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2019 tentang Penetapan Pensiun Pokok Pensiunan Pegawai Negeri Sipil dan Janda/Duda. Dalam skema itu, ada besaran gaji pensiunan PNS, gaji pokok untuk janda/duda, hingga untuk anak.
Berikut Besaran Gaji Pensiunan PNS

See also  Bangga! Dita Karang Jadi Duta Bilateral Indonesia-Korea Selatan

Gaji pokok pensiunan PNS

1. Pensiunan janda/duda PNS golongan I yaitu Rp 1.170.600.
2. Pensiunan janda/duda PNS golongan II antara Rp. 1.170.600 – Rp 1.375.200.
3. Pensiunan janda/duda PNS golongan III antara Rp 1.170.600 – Rp 1.727.000.
4. Pensiunan janda/duda PNS golongan IV antara Rp 1.170.600-Rp 2.124.500.

Gaji pokok bagi janda/duda dari PNS yang meninggal pensiun

1. Pensiunan janda/duda PNS yang meninggal golongan I antara Rp 1.560.800 – Rp 1.934.800.
2. Pensiunan janda/duda PNS yang meninggal golongan II antara Rp 1.560.800 – Rp 2.746.500.
3. Pensiunan janda/duda PNS yang meninggal golongan III antara Rp 1.786.100 – Rp 3.453.300.
4. Pensiunan janda/duda PNS yang meninggal golongan IV antara Rp 2.111.400 – Rp 4.243.600.

Gaji pokok yang diberikan kepada orangtua dari PNS yang meninggal

1. Pensiunan orangtua dari PNS yang meninggal golongan I antara Rp 312.160 – Rp 386.960.
2. Pensiunan orangtua dari PNS yang meninggal golongan II antara Rp 312.160 – Rp 549.300.
3. Pensiunan orangtua dari PNS yang meninggal golongan III antara Rp 357.220-Rp 690.660.
4. Pensiunan orangtua dari PNS yang meninggal golongan IV antara Rp 422.280 – Rp 848.720.

Rate this post
What’s your Reaction?
+1
+1
+1
+1
+1
+1
+1

Leave a Reply

Your email address will not be published.